|
|
|
|
||||||
|
info - arsip
|
||||||||
|
Dunia Origami Kehilangan Akira Yoshizawa sanggar-origami.com, 05/05/2005
Tokyo – Dunia origami telah kehilangan salah satu tokoh dan seniman besarnya. Dialah Akira Yoshizawa, meninggal dalam usia 94 tahun karena penyakit pneumonia. Ia meninggal tepatnya pada tanggal 14 Maret yang lalu di sebuah rumah sakit dekat rumahnya di Ogikubo, di wilayah pinggiran Tokyo. |
|||||||
|
Akira Yoshizawa mulai dikenal publik dunia sekitar tahun 1950-an, karena dianggap berhasil dalam mengangkat origami dari seakan sekadar mainan anak menjadi suatu bentuk karya seni yang sangat figuratif. Dengan inovasi yang dikenal dengan teknik melipat basah, ia juga disebut-sebut sebagai pelopor dunia origami kontemporer. Teknik itu, telah memecahkan tradisi lama berorigami yang mampu mengantarkan selembar kertas dilipat menjadi semacam bentuk-bentuk seni “sculpture”. Meski demikian, karya-karyanya hampir selalu diinspirasikan dari dunia alam/natural, dengan hasil yang simpel, garis-garis tegas dan elegan. Melalui tangannya, lembaran kertas-kertas itu telah dilipat menjadi burung-burung, ikan, dan berbagai flora dan fauna di alam sehingga menjadi karya seni bernilai tinggi. Karya origaminya juga dicirikan dengan tidak terlalu banyak lipatan, sering hanya dari satu lembar kertas dan tidak pernah menggunakan lem atau peralatan lain seperti gunting dan alat lainnya. Bagi para pecinta, kreator dan seniman origami di seluruh dunia, mungkin tak ada yang tidak mengenal siapa Akira Yoshizawa. Boleh jadi dialah seniman origami yang terbesar hingga saat ini, khususnya kepeloporannya dalam inovasi yang dikenal dengan "teknik melipat basah" tersebut. Namun siapa yang menyangka, sejarah hidupnya amat berliku. Awalnya, Akira Yoshizawa terlahir di Kaminokawa di wilayah Tochigi prefecture pada tanggal 14 Maret 1911. Dia pindah ke Tokyo pada umur belasan tahun dan bekerja pada sebuah pabrik mesin peralatan. Beberapa tahun kemudian, Yoshizawa menjadi seorang juru gambar teknik pada pabrik tersebut dan diminta mengajar geometri pada para pekerja yuniornya. Namun akhirnya Yoshizawa pun keluar dari bekerja di pabrik dan pada pertengahan 1930-an memulai kembali dengan pekerjaan yang lain. Lebih dari dua dekade, Yoshizawa bekerja sebagai penjual ikan dari rumah ke rumah. Namun begitulah takdir telah menentukannya, nasib baik seperti akan dimulai. Pada tahun 1951, sebuah majalah berbahasa Jepang, memintanya melipat 12 tanda dari zodiac sebagai ilustrasi majalah itu untuk edisi bulan Januari 1952. Itulah barangkali awal karirnya dalam dunia melipat kertas. Pada tahun-tahun berikutnya, ia semakin dikenal reputasinya dalam dunia seni melipat kertas, hingga memimpin pameran-pameran origami di Jepang. Pada tahun 1955 ia pun memimpin pameran seni melipat kertas di Stedelijk Museum di Amsterdam. Bahkan hingga tahun 1980-an, ia pun telah berkali-kali pameran keliling dunia dan mendapatkan banyak penghargaan. Selain pelopor dalam inovasi teknik melipat itu, ia juga dikenal sebagai pionir dari sebuah sistem notasi/simbol pada origami. Melalui notasi/simbol itu, para pembaca/origamer dapat mengikuti suatu set instruksi dalam diagram origami. Dengan menggunakan garis titik-titik untuk menunjukkan lipatan dan anak panah yang mengindikasikan arah melipat, sistem itu dipergunakan secara luas hingga sekarang. Bagi anda yang telah dan sedang belajar berorigami melalui satu set diagram, sebenarnya anda pun telah sedikit banyak mendapat jasa dari sang maestro. (admin/sanggar-origami). |
||||||||
|
|
|
|||||||
|
Akira Yoshizawa – Pada pembukaan konvensi dan pameran Origami Tanteidan atau Japanese Academic Origami Society pada bulan Agustus 2004. Beliau diundang untuk berbicara dan berdiskusi tentang perkembangan origami dunia bersama Tom Hull, Eric Joisel, dll. (foto: Origami Tanteidan) |
Yoshizawa dan sebagian karyanya – sang pelopor origami kontemporer, khususnya inovasi teknik melipat kertas yang biasa disebut “teknik origami basah”. Ia telah mendobrak tradisi baru berorigami. Lebih dari itu, dialah pionir dalam pembentukan sistem notasi atau simbol-simbol pada diagram origami. (foto: NYtimes) |
|||||||
|
| info lainnya >> | |
||||||||
|
| info terbaru | agenda | kelas | |
||||||||
|
| tentang kami | home | |
||||||||
|
Copyright ©2004, sanggar-origami.com. All rights reserved. |
||||||||