|
|
|
|
||||||
|
info - arsip
|
||||||||
|
Asyik..Akhirnya Bisa Belajar Origami…!!! sanggar-origami.com, 02/03/2005
Jakarta -“Gak nyangka, rame juga!”, “Seru tau....mau lagi dong!”, “Berhasil..berhasil...hore..!!”, “Akhirnya bisa belajar origami”, “Asyik..akhirnya bisa belajar origami…!”, “Aku bisa bikin tsuru!”, “Seru…..kapan lagi?”, “Asik banget...mau lagi!!”, “Seru juga belajar origami”, “Semoga bisa lebih berkembang”, “Boleh juga, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan”. |
|||||||
|
Begitulah kira-kira komentar-komentar para peserta workshop origami anggota milis Origami Indonesia wilayah Jakarta yang dicatat oleh mbak Artha, sang ketua panitia. "Antusiasme peserta saat melipat satu demi satu sehingga bisa membentuk suatu model tertentu, merupakan pemandangan yang menyenangkan", katanya menambahkan. Para peserta memang tampak sangat senang dan antusias mengikuti workshop untuk pertama kalinya ini. “Semangat peserta sungguh luar biasa, tak ada matinya!” begitu komentar mbak Arum selaku instrukturnya dari Japan Foundation Jakarta. Acara workshop yang berlangsung pada hari Minggu tanggal 27 Februari yang lalu tersebut bertempat di Gedung Perpustakaan Nasional tepatnya di Gedung A Lt. 1 DEPDIKNAS Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta Selatan. Acara ini digagas dan direncanakan bersama oleh para anggota milis Origami Indonesia. Milis ini telah dibentuk dan dikelola oleh sanggar-origami untuk belajar, diskusi, sharing, menggali ide-ide dan mempertemukan para penggemar/pecinta origami masyarakat Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri. “Suatu saat, mungkin saja ini menjadi cikal bakal komunitas origami Indonesia yang tidak kalah dengan negara-negara lainnya yang telah memiliki society, organisasi dan asosiasinya sendiri”, begitu menurut sang pendiri dan moderatornya, mbak Maya. Namun hingga saat ini, sebagian besar anggota memang baru pada tahap mengenal apa itu origami dan baru belajar sedikit demi sedikit membuat model origami dari yang paling sederhana. Origami atau yang biasa dikenal dengan seni melipat kertas memang berasal dari Jepang. Namun origami kini disukai oleh banyak orang sehingga telah berkembang ke seluruh dunia melampaui batas wilayah dan lapisan masyarakat. Selain menyenangkan, banyak manfaat yang diperoleh ketika beraktifitas origami, diantaranya dapat mengantarkan masyarakat menjadi lebih kreatif dan teliti. Banyak harapan untuk bisa diadakan workshop serupa di tempat lainnya. Semoga origami bisa cepat berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat kita di Indonesia. *** (Admin/sanggar-origami.com).
|
||||||||
|
|
|
|||||||
|
Persiapan melipat - "Mbak-mbak kepalanya kok sampai miring begitu...." (foto: temen mbak arum)
|
Serius - Para peserta tampak antusias, meski santai tapi serius saat belajar origami. (foto: temen mbak arum)
|
|||||||
|
|
|
|||||||
|
Ayah dan anak - Origami dapat menjalin hubungan kasih sayang antara orang tua dengan anak. (foto: temen mbak arum) |
Mejeng - Sebagian peserta mejeng bersama dengan topi hasil lipatannya sendiri. (foto: temen mbak arum) |
|||||||
|
| info lainnya >> | |
||||||||
|
| info terbaru | agenda | kelas | |
||||||||
|
| tentang kami | home | |
||||||||
|
Copyright ©2004, sanggar-origami.com. All rights reserved. |
||||||||